Asuransi Mobil

Punya Rencana Mengajukan Klaim Asuransi Mobil? Pastikan Ini

Asuransi mobil adalah asuransi yang digunakan untuk melindungi kendaraan jenis satu ini dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan atau pencurian. Ada dua jenis perlindungan untuk mobil kesayangan Anda yaitu asuransi mobil komprehensif (All risk) dan Total Lost Only (TLO). Apapun jenis perlindungan yang dipilih, untuk mendapatkan ganti rugi dari pihak asuransi Anda harus mengajukan klaim terlebih dahulu. Yang mana klaim adalah permintaan resmi yang dilakukan kepada perusahaan asuransi untuk meminta ganti rugi atas apa yang terjadi berdasarkan perjanjian yang telah disepakati bersama. Meskipun termasuk permintaan resmi, klaim tidak boleh dilakukan sembarangan karena bisa-bisa ditolak perusahaan asuransi. Jika klaim mengalami penolakan, Anda tidak akan mendapatkan perlindungan yang telah beli ini. Bagi Anda yang memiliki rencana untuk mengajukan klaim asuransi mobil, pastikan terlebih dahulu 4 hal berikut ini agar klaim berhasil.

Kondisi polis masih aktif

Polis asuransi adalah dokumen tertulis yang berisi perjanjian antara dua belah pihak yaitu pihak asuransi dan nasabah asuransi. Sebagai nasabah asuransi mobil, Anda memiliki kewajiban. Adapun salah satu kewajiban Anda yaitu membayar premi asuransi kepada perusahaan asuransi. Dengan rajin membayar premi asuransi, maka polis akan tetap aktif. Sebaliknya, tidak membayar premi asuransi maka secara otomatis polis menjadi tidak aktif sehingga bukan tidak mungkin saat Anda mengajukan klaim, klaim akan ditolak. Jadi, pastikan terlebih dahulu bahwa kondisi polis Anda masih dalam keadaan aktif bila berencana untuk mengajukan klaim.

Dokumen telah lengkap

Membuat klaim asuransi mobil Anda berhasil, Anda harus memenuhi terlebih dahulu dokumennya. Karena, dokumen menjadi salah satu syarat agar klaim bisa berhasil. Kurang satu dokumen saja bisa jadi klaim ditolak atau dipersulit oleh pihak asuransi. Pastikan terlebih dahulu bahwa berkas-berkas atau dokumen yang akan diajukan kepada pihak asuransi untuk klaim telah lengkap. Adapun dokumen yang harus dilengkapi untuk mengajukan klaim asuransi mobil yaitu fotokopi polis asuransi, fotokopi SIM dan STNK, formulir pengajuan klaim, surat keterangan kepolisian dan gambar keadaan mobil.

Isi klaim sesuai isi polis

Pastikan juga bahwa isi klaim yang akan diajukan sesuai dengan isi polis. Bila isi klaim tidak sesuai dengan isi polis asuransi, pihak asuransi berhak untuk menolaknya. Hal ini dikarenakan ada beberapa hal yang tidak ditanggung oleh pihak asuransi mobil diantaranya seperti mobil rusak akibat digunakan untuk menarik kendaraan lain, mobil rusak akibat disengaja, mobil rusak akibat melanggar lalu lintas dan tidak memiliki SIM saat mengendara. Jadi, saat isi klaim berisi bahwa mobil rusak akibat melanggar lalu lintas dan klaim ditolak, ini hal yang wajar karena isi klaim termasuk dalam pengecualian.

Waktu melapor tidak telat

Jika Anda melapor telah lewat dari batas waktu, pihak asuransi tidak akan menerima klaim Anda. Karena, perusahaan asuransi mobil memiliki aturan yang harus diikuti oleh para nasabah asuransi. Untuk itu, pastikan bahwa waktu melapor Anda tidak telat dari waktu yang telah ditentukan yaitu 3 × 24 jam. Segera mungkin melaporkan musibah Anda ini bila mobil mengalami kecelakaan atau hilang. Jika terlalu jauh untuk datang langsung ke kantor, Anda bisa melapor melalui Email, Telepon atau SMS.

Demikianlah 4 hal yang harus dipastikan terlebih dahulu bila Anda memiliki rencana untuk mengajukan klaim asuransi mobil. Bagi Anda yang bingung mencari asuransi mobil dan asuransi kesehatan terbaik, Anda bisa kunjungi website CekPremi. Disini Anda akan mendapatkan banyak informasi mengenasi asuransi.

Asuransi Mobil

Ini Nih Penyebab Nilai Premi Asuransi Mobil Mahal

Memutuskan untuk melindungi mobil dengan cara mengasuransikannya, pastinya dengan tujuan untuk membuat mobil lebih terjamin. Ini dikarenakan asuransi merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk melindungi harta benda yang dimiliki. Untuk jenis-jenis asuransi sendiri ada banyak seperti asuransi rumah, asuransi kesehatan, asuransi jiwa, dan asuransi mobil. Jika Anda memutuskan membeli salah satu asuransi seperti asuransi mobil, pastinya Anda harus siap untuk membayar premi setiap bulannya sesuai dengan kesepakatan. Premi sendiri merupakan sejumlah uang yang harus dibayar setiap bulannya oleh nasabah pada perusahaan asuransi. Nah, untuk membayar nilai premi asuransi ini setiap jenis asuransi berbeda,begitu juga asuransi mobil. Untuk asuransi mobil sendiri nilai preminya bisa mahal. Ini dikarenakan ada banyak faktor penyebab yang membuat nilai premi asuransi mobil menjadi mahal. Berikut ini faktor-faktor yang menyebabkan nilai premi asuransi mobil mahal.

Jenis jaminan

Yang perlu untuk Anda ketahui pertama-tama yang dapat menyebabkan atau membuat nilai premi asuransi mobil mahal dikarenakan jenis jaminan yang dipilih. Jika Anda memutuskan untuk melindungi mobil dengan cara membeli jenis jaminan yang lengkap, pastinya nilai premi asuransi mobil bakal mahal. Ini dikarenakan besar kecilnya nilai premi asuransi mobil yang akan dibayar tergantung perluasan jaminan yang Anda pilih. Semakin banyak perluasan jaminan yang diambil, maka semakin mahal nilai premi harus dibayar. Untuk itu, jika Anda tidak ingin membayar nilai premi mobil yang mahal, ada baiknya pilih-pilih jenis jaminan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Salah satu kekebutuhan yang dapat Anda pilih seperti mobil derek.

Jenis kendaraan

Selain dari segi jenis jaminan, dari jenis kendaraan juga dapat menyebabkan nilai premi asuransi mobil menjadi mahal. Contoh, apakah kendaraan berjenis truk dan kendaraan pribadi memiliki harga beli yang sama? Tentunya jawabnya tidak bukan. Mengapa? Karena dari segi model dan merek saja kedua jenis ini memiliki merek dan model yang berbeda sehingga harga belinya juga berbeda. Dengan adanya perbedaan dari harga beli, pastinya akan mempengaruhi perhitungan nilai premi yang harus Anda bayar. Semakin mahal harga mobil yang akan Anda ansuransikan, maka semakin mahal harga premi yang harus dibayar. Pada intinya ini tergantung dengan jenis kendaraan dan harga kendaraan. Selain itu, jika Anda memutuskan untuk mengasuransikan jenis kendaraan pribadi untuk dirental, maka biaya premi akan berbeda dengan mobil yang akan digunakan sendiri.

Usia kendaraan

Selain dua penyebab di atas, dari faktor usia kendaraan juga dapat menyebabkan nilai premi asuransi mobil menjadi mahal. Jika Anda memutuskan untuk mengasuransikan mobil yang telah berusia tua, Anda jangan terkejut bila nilai premi yang harus dibayar lebih mahal dari pada mobil tahun baru. Ini dikarenakan semakin tua kondisi mobil, maka semakin mahal nilai premi yang harus dibayar. Pada umumnya perusahaan asuransi hanya akan menerima usia produktif mobil yang berusia 5 tahun. Jika usia mobil di atas usia yang telah ditentukan perusahaan, maka dapat membuat nilai premi akan terus bertambah. Bertambahnya nilai premi ini disebabkan oleh semakin tuanya kendaraan, maka semakin besar nilai resiko-resiko yang dapat terjadi pada mobil.

Semakin rendah resiko yang harus dijamin perusahaan dan semakin sedikit perlindungan dipilih, maka semakin kecil nilai premi harus dibayar. Semoga dengan adanya informasi di atas tidak membuat Anda kaget lagi dengan biaya premi asuransi mobil yang mahal.